Dan tololnya aku sama sekali tidak tahu
Diam-diam menyergap dalam sunyi
Menyeruak dari dalam dan mencengkeram tulang igaku
Apa yang kau tuju?Tamu yang bernama cinta itu tinggal dan enggan pergi
Tak malukah kau memikatku?
Tak malukah kau
menjeratku?
Dan tololnya sekali lagi aku sama sekali tidak tahu
Diam-diam berakar, berdaun dan bersemi
Menyerap habis sum-sum tulangku
Apa yang kau tunggu?Tamu yang bernama cinta itu lalu pergi
Tak sadarkah kau membuatku layu?
Tak sadarkah kau membuatku rapuh?
Dan tololnya untuk yang kesekian kalinya aku tidak tahu
Diam-diam kau robek nadi jantungku ini
Menyembul kepermukaan membuka lukaku
Apa yang kau mau?
Tak puaskah kau mencabik-cabik rongga dadaku?
Tak puaskah kau membuatku terpana dalam bisu?
*dedicated to the people with "love & hate collide" experience
1 komentar:
ampun! yang ini lebih sadis mengiris :p
Posting Komentar