Damba yang terbersit dan terjepit
Diantara ruas-ruas tanganku yang sempit
Serasa tergigit, terusik dan terhimpit
Kubiarkan akarmu merambati hatikuKupilih derita ini demi cintaku
Kunikmati pucuk-pucuk daunmu merekahkan dadaku
Kuteteskan bulir demi bulir darah kepangkuanmu
Sampai tiba waktuku tak berdaya dalam cinta yang kusyukur
Cinta yang tercekik dan termanis
Diantara jeruji hidup yang mengikis
Serasa terikat, terpasung dan tertapis
Tetap kubiarkan akarmu menembusi jantungku
Tetap kunikmati bungamu yang mengisap isi tulang sumsumku
Masih saja kutadahi asa ini hanya untukmu
Sampai akhirnya tiba waktuku berbaring memegang cintamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar