Sekilas cercahan mentari mengintai, menangkap mataku diantara kedua lenganmu.
Dan kau memelukku sayu
Cinta ataukah nafsu yang kau beri?
Atau hanya angan diantaranya?
Sekelebat mentari menarik selimut awan seolah tak rela meninggalkan malam.
Dan kau masih saja mendekapku sendu.
Kenikmatan ataukah keyakinan yang kau tawarkan?
Atau hanya kebimbangan semata?
Inginku satu
mencintaimu apa adanya
terlepas dari mentari yang tak rela awan pergi
Inginku satu
mencintaimu sesederhana hangatnya mentari
yang ditingkahi oleh tetesan embun pagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar