Sabtu, 06 September 2008

Bait Kata di Pantai Hakok

Aku menemukan jejak yang kukira tenggelam dalam bebatuan pantai Hakok. Masih terbungkus dedaunan fana yang tak lekang waktu sehingga baitbait kata yang tertoreh diantaranya pun masih jelas bisa terbaca.

Masih saja getaran ombak mencoba menarikku untuk ikut dalam kerajaan air yang biru dan dingin. Tetapi aku telah lelah bermain kata dan waktu. Yang kuinginkan sekarang adalah membuang rasa yang pernah singgah dan mengharubirukan jagat tempat ku tinggal. Dan asa demi asa akan selalu kujaga agar tetap ada alasan untukku tinggal di sini selama lumut di bebatuan pantai masih menghijau.

Aku menemukan derai tawa yang kukira tak mungkin lagi akan kudapati di sela bebatuan pantai Hakok. Walau masih terbungkus dedaunan fana yang tak lekang waktu namun aku tak peduli karena baitbait kata masih bisa ku torehkan diantaranya sehingga bila kau datang nanti kau pun akan bisa membacanya dengan jelas.

06.09.2008, 10:37AM

Tidak ada komentar: