debu air beterbangan di terjang deru nafas bersahutan menahan
segala dahaga agar tidak tumpah ruah ke danau yang terbentuk jika
kekeringan melanda kehampaan seolah akan abadi.
sesekali hembusan udara berpapasan demi sejumput kekuatan untuk
kembali menjalani ritual dalam kelambu yang sulit untuk di elakkan,
karena hasrat dan cinta kadang berpagut sedemikian kuatnya hingga
lilitan akar batang jati pun tak mampu mengikatnya.
pada penantian penuh degup, akan sampai di puncak tertinggi dimana
kau bisa melihat titik titik air pada ujung rambutnya yang membaur
dengan nafas memburu serta menghela seperti segalanya telah terlewati,
terobati dan terpenuhi.
lalu seikat hasrat melenggok berlagu menapak di jalan yang kelabu
membuai asa nan meragu hingga pulih dalam lugu, akhirnya semua sirna,
berwarna, berlabuh dan terbenam dibawah hujan dalam kelambu.
26.05.2007, 02:22PM