:kepada cahaya
hutanku menghirup keresahan
jengah merambahi pepohonan
selimut kelam makin menebal
langka cahaya jadi mengekal
di kekang lengan mencekal
pepohonan ek yang membebal
gundah menerkam jejatian
berjejalan meraup sesinaran
terjerat naungan siksa bayang
memaksa hidup tanpa ampunan
di bawah pepohohan ek merindang
gundah menyeruak membuncah
hidup dalam hutan berlarian
seiring teriakan “penindasan!”
bergeming kaku dengan gelengan
pepohonan ek yang membatu
segala hidup jejatian menyatu
di bawah hutan berselaput kelam
“rakus melahap mereka” ujarnya
segala cahaya di telan tanpa sisa
itu yang harus direbut, kawan
kenangan mengganti tekanan
pada hukum yang agung mulia
keadilan membungkus pepohonan
dari beliung, gergaji dan kapak
*re-intrepretasi lirik lagu dari grup asal Kanada, Rush, yg berjudul ”The Trees”*
22.02.2007, 24:39
hutanku menghirup keresahan
jengah merambahi pepohonan
selimut kelam makin menebal
langka cahaya jadi mengekal
di kekang lengan mencekal
pepohonan ek yang membebal
gundah menerkam jejatian
berjejalan meraup sesinaran
terjerat naungan siksa bayang
memaksa hidup tanpa ampunan
di bawah pepohohan ek merindang
gundah menyeruak membuncah
hidup dalam hutan berlarian
seiring teriakan “penindasan!”
bergeming kaku dengan gelengan
pepohonan ek yang membatu
segala hidup jejatian menyatu
di bawah hutan berselaput kelam
“rakus melahap mereka” ujarnya
segala cahaya di telan tanpa sisa
itu yang harus direbut, kawan
kenangan mengganti tekanan
pada hukum yang agung mulia
keadilan membungkus pepohonan
dari beliung, gergaji dan kapak
*re-intrepretasi lirik lagu dari grup asal Kanada, Rush, yg berjudul ”The Trees”*
22.02.2007, 24:39
Tidak ada komentar:
Posting Komentar